Penyerahan bantuan Kegiatan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan ( P2HP ) di PPN Pemangkat



Pemangkat, 10 Juni 2015
Dalam rangka kegiatan peningkatan Pengolahan dan Pemasaran hasil perikanan, Pemerintah Kab. Sambas dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan kegiatan “ Penyerahan bantuan Kepada Pengolah dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP).
Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Nelayan PPN Pemangkat pukul 10.30 Wib yang dihadiri Bupati Sambas Ibu dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, Kalabuh PPN Pemangkat yang diwakili Bpk Wowo Tribawa, Camat Pemangkat, Polres Sambas, Polsek Pemangkat, TNI AD-AL, Ketua HNSI Kab. Sambas serta Kelompok – kelompok Nelayan Kec. Pemangkat dan Kec. Jawai.
Dalam sambutan laporannya di depan Bupati, Bpk Ir. Ilham Sehan ( Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Sambas ) menyampaikan bahwa selain dari bantuan keranjang, Fiber dan Timbangan Ikan sebanyak 324 unit untuk kelompok nelayan Pengolah dan Pemasaran Hasil Perikanan serta wajib pajak retribusi terbaik dan pengawasan daerah pesisir juga menyalurkan bantuan lain seperti Peduli Anak Nelayan (PAN) dalam hal ini pendidikan sebanyak 300 orang, Ibu/Istri nelayan yang hamil dan Khitanan Massal untuk 50 orang anak-anak yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Ramayadi Kec. Jawai.
Bupati Sambas dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran baik yang di Legislatif maupun Eksekutif untuk bersama-sama menciptakan kehidupan yang sejahtera,aman dan nyaman dengan cara meningkatkan taraf ekonomi, ditambahkannya untuk Ibu-ibu hamil agar memasang bendera warna Pink didepan rumahnya agar mudah terpantau dan terdata.

Kajian Stok Sumberdaya Ikan Di PPN Pemangkat




Pemangkat, 10 Juni 2015
Dalam rangka mendukung Industrialisasi Perikanan di WPP 711, Badan Litbang Kelautan dan Perikanan melakukan Kajian Stok, Distribusi dan Parameter Biologi Sumberdaya Ikan Pelagis Kecil dan Pelagis Besar di pelabuhan.
Untuk pengambilan data dan informasi serta sampling biologi diwilayah WKOPP PPN Pemangkat, Balitbang menugaskan dua orang stafnya yaitu Moh. Fauzi dan Septa Prihantara serta dibantu dua orang staf PPN pemangkat Adi Purnomo dan Toha Putra, kegiatan ini di mulai pada tanggal 8-15 Juni 2015.

Apel Pagi & Coffee Morning



Apel Pagi & Coffee Morning

Pemangkat, 8 Juni 2015
 Apel pagi yang dilaksanakan di halaman kantor pelabuhan setiap hari senin yang dipimpin oleh kalabuh dan diikuti seluruh pegawai. Dalam apel tersebut Kalabuh  Bpk Joko Supraptomo menyampaikan hasil dari Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi ( WBK ) dimana masih ada beberapa lini  pelayanan yang harus ditingkatkan terkait dengan hasil Indeks Kepuasan Masyarakat.
Setelah apel pagi Kalabuh kembali melanjutkan acara Coffee Morning bersama Tim Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) PPN Pemangkat, dalam sesi ini kalabuh masih membahas tentang Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi ( WBK ) yang dilakukan oleh Tim Inspektorat Jenderal KKP dua hari yang lalu, sebagai manajemen pembaharuan kalabuh kembali melakukan koreksi terhadap kinerja Tim di PPN Pemangkat berdasarkan temuan Tim dari Inspektorat Jenderal KKP.
Kalabuh memaparkan bahwa nilai capaian ditotal keseluruhan hasil kinerja internal sudah bagus dengan angka mencapai 69,1 poin namun masih ada 6 poin lagi kita harus kumpulkan untuk mencapai target maksimal, dari itu kalabuh mengajak semua Tim dan yang lainnya untuk bersama-sama melakukan perbaikan disemua lini agar cita – cita PPN Pemangkat sebagai pelabuhan percontohan tercapai .


Evaluasi Pembangunan Zona Integritas PPN Pemangkat




Pemangkat, 5 Juni 2015
Inspektorat Jenderal KKP menugaskan stafnya ke PPN Pemangkat dalam rangka Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi ( WBK ) yaitu Ir. Adi Hersetio, MM, Tri Rahayu K,SP dan Doni Wiryadinata,S.St.Pi.
Dalam kesempatan ini Tim mengevaluasi pegawai yang diamanahi jabatan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, satu per satu dievaluasi capaian kinerjanya mulai dari pelayanan kepegawaian, keterbukaan informasi sampai ke perizinan (Syahbandar di Pelabuhan).
Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pelayanan sudah sesuai dengan SOP nya namun tidak dipungkiri bahwa disisi lain ada juga belum tercapai sesuai target yang diharapkan seperti percepatan kerja pelayanan atau Service Excellence yang tidak dibarengi dengan percepatan pelaporan, kemudian evaluasi “Indeks Kepuasan Masyarakat” dengan 16 orang koresponden memberi nilai (B) artinya belum maksimal di bagian penyewaan lahan.
Didepan Kasie Operasional Pelabuhan Bpk Wowo Tribawa,A.Pi.SE Tim evaluasi menjelaskan bahwa beberapa aitem diatas merupakan pekerjaan rumah PPN Pemangkat yang harus segerah diselesaikan kemudian dikirim kepusat hasil atau laporan penaganannya.

Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi Di PPN Pemangkat



Pemangkat, 4 Juni 2015
Dalam rangka menegakkan komitmennya dengan fakta Integritas melalui reformasi global internal, PPN pemangkat kembali melaksanakan Sosialisasi Bebas Korupsi salah satunya Gratifikasi.
Acara dilaksanakan di ruang rapat pelabuhan / Meeting Room mulai Pukul 14.30 – 17.15 Wib yang diikuti seluruh pegawai pelabuhan dan pegawai PSDKP , acara diawali dengan cuplikan gratifikasi melalui video action oknum dimana materi ini dibawakan oleh Ibu Asih Wahyuni, ST, kemudian seluruh pegawai diberi kesempatan untuk menyamakan presepsi terkait gratifikasi maka kesimpulannya Gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian biaya tambahan (fee), uang, barang, rabat (diskon), komisi pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.
Selanjutnya pendalaman materi oleh Inspektorat Jenderal Bpk Andha Fauzie Miraza, Ak.M.S.I.S didampingi Kepala Pelabuhan Bpk Joko Supraptomo dimana keduanya tidak menduduki kursi dan meja yang telah disediakan namun duduk lebih dekat ditengah-tengah pegawai menurutnya agar lebih dekat ,karena bagaimana pun pegawai di UPT merupakan ujung tombak KKP di pusat.
Suasana terlihat harmonis,dekat dan erat sehingga tercipta situasi kekeluargaan antara Ispektorat Jenderal, Kalabuh dan Pegawai sehingga penyampaian dari beliau tersimak dan tersemat dihati pegawai, ada beberapa poin penyampaian dari Inspektorat Jenderal yaitu nasehat keagamaan ( masalah rezeki itu tupoksi ALLAH SWT bukan tupoksi manusia) yang memotifasi pegawai agar tetap bekerja dengan baik, sabar, adil dan bijaksana serta harus berani menolak Gratifikasi.
Diakhir acara beliau menyempatkan diri menyambangi seluruh pegawai untuk melakukan salam-salaman.