Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat melakukan Kegiatan Sosialisasi Peraturan Perizinan Usaha Perikanan

PPN Pemangkat, 27/2/2020
Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat melakukan Kegiatan Sosialisasi Peraturan Perizinan Usaha Perikanan terkait Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (SILAT) bagi kapal perikanan >30 GT, Harmonisasi Perizinan Pusat dan Daerah, dan Pembinaan Penerapan Perjanjian Kerja Laut  (PKL) bagi awak kapal perikanan di Kantor Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Barat.






Siraman Rohani (Sebaik-Baik Manusia /Manusia Yang Baik)

PPN Pemangkat, 21/2/2020
Dalam rangka membentuk pegawai-pegawai yang memiliki etos kerja yang tinggi berdasarkan Ahlakul Karimah, PPN Pemangkat dalam hal ini Kepala Pelabuhan Sarwono, A.Pi mengundang Ustadz Azwan untuk memberikan Tausiah singkat.
Adapun inti yang disampaikan dalam tausiah tersebut ialah " Manusia Yang Baik "seperti yang dicontohkan Baginda Rasulullah Saw yakni خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ " Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia" dengan dalil diatas kita diharapkan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dimulai dengan taubat, memuji ALLAH SWT, mendengar ilmu yang manfaat, melihat kebesaran ALLAH dengan ciptaannya, melihat peringatan yang telah diberikan pada umat sebelumnya seperti Fir'aun dan kharun agar kita terhindar dari perbuatan keji dan munkar.
Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla PPN Pemangkat yang diikuti seluruh pegawai yang beragama islam.







Ikan Layaran

PPN Pemangkat, 19/2/2020
Ikan layaran di PPN Pemangkat merupakan salah satu jenis ikan yang paling besar dan merupakan produksi terbanyak ke empat setelah tongkol banyar, tongkol abu-abu dan tenggiri.
Ikan layaran biasanya ditangkap dengan jaring Gillnet dan ada kalanya purse seine juga, namun dilihat dari tingkat keseringannya tertangkap dengan gillnet secara bergerombol bersama tongkol ,tenggiri dan jenis ikan lainnya.
Adapun lokasi penangkapannya antara perairan Pulau Lemukutan dan Kepri dengan berat rata rata ikan ini antara belasan hingga ratusan kilogram per ekornya dengan harga jual di tingkat pedagang pengecer sampai turunnya berita ini Rp 14.000 per kilogramnya.

Rencana Pemasangan Automatic Identification System (AIS) bagi Kapal Perikanan ukuran 60 GT keatas di PPN Pemangkat

PPN Pemangkat, 19/2/2020
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Sarwono, A.Pi dan perwakilan Distrik Navigasi Pontianak melaksanakan rapat bersama Kasi Kesyahbandaran serta pelaku usaha perikanan di PPN Pemangkat hari ini.
Rapat dilaksanakan diruang kerja kepala PPN Pemangkat bertujuan untuk mensosialisasikan kepada pelaku usaha perikanan mengenai peraturan Direktur  Perhubungan Laut Nomor KP. 176/DJPL/2020 tentang standar operasional prosedur pengenaan sanksi atas pelanggaran kewajiban pemasangan pengaktifan sistem identifikasi otomatis  bagi kapal berbendera indonesia.
Peraturan ini akan memberikan banyak manfaat kepada nelayan yang sedang berlayar atau melakukan operasi penangkapan ikan karena dapat mencegah kecelakaan ataupun hal hal lain karena data kapal sangat dengan muda teridentifikasi melalui sistem navigasi distrik pontianak.
Sistem ini juga bisa memperlancar komunikasi antara nelayan dan pusat kontrol pengawasan laut dan pantai sehingga apabila terjadi hal-hal yang tak lazim dilaut akan dengan cepat segara diinformasikan kepada petugas terdekat.












Polair Pemangkat Mengamankan Pelaku Penusukan Nakhoda Kapal KM. Sinar Kokka


 PPN Pemangkat, 18/2/2020
Telah terjadi perkelahian antara ABK Kapal dan Nakhoda KM. Sinar Kokka yang berbuntut dengan penikaman, bermula dari percekcokan sepele yang masing masing memicu emosi yang tak terbendung sehingga berbuntut dengan adu jotos dengan diakhiri penusukan.
Pelaku penusukan adalah ABK inisial Spt menusuk Nakhodanya inisial Tmr dibagian dadanya namun korban sempat diselamatkan dan saat ini sedang dilakukan perwatan di RSUD Pemangkat.
Kini kasus ini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib, pelaku diamankan oleh Polair pemangkat dikapal tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Atas kejadian ini PPN Pemangkat sangat menyesalkan dan menghimbau agar Nakhoda dan ABK nya untuk tetap kompak dan menjaga persatuan di laut sehingga dengan harapn hal seperti ini tidak terulang.

Pendaratan Hasil Perikanan Di PPN Pemangkat Hari Ini

 PPN Pemangkat, 18 Pebruari 2020
Sekitar 4000 kg didaratkan oleh KM. MILL yang didominasi Ikan tongkol dan tenggiri serta banyak lagi jenis ikan lainnya.
Ikan-ikan ini di kemas dan di tampung oleh pengusaha perikanan Bpk. H. Isa untuk di kirim ke berbagai wilayah di Kalimantan barat.
Adapun harga ikan hari ini yang dilaporkan petugas enumerator di lapangan adalah antara Rp 11.000 hingga Rp 55.000 per kilogram di tingkat pedagang pengecer, lain pula harga ditingkat pengepul atau agen dengan perbandingan lebih kecil dari pedagang pengecer tentunya.

Layanan Jaminan Mutu Hasil Perikanan

PPN Pemangkat, 5/2/2020
Sistem jaminan mutu hasil perikanan sudah dituangkan dalam Permen KP No. Per 19/Men/2010 yang menjadi acuan dasar petugas dilapangan untuk melaksanakan tugasnya setiap pendaratan hasil perikanan di PPN Pemangkat.

Setiap pendaratan hasil produksi di uji mutunya sebelum didistribusikan  keberbagai daerah di Kalimantan Barat, sehingga jaminan keamanan pangan aman untuk dikonsumsi.

Info Seputar Gelembung Ikan Malong

PPN Pemangkat, 5/2/2020
Ikan malong merupakan salah satu jenis ikan yang memperkaya jenis-jenis ikan yang didaratkan di PPN Pemangkat, ikan mlong merupakan jenis ikan urutan ke 5 terbanyak setelah Tongkol, Tenggiri, Layang dan Kembung.

Namun ada hal istimewa yang dimiliki ikan malong yakni gelembungnya, gelembung tersebut memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, menurut informasi dari pelaku usaha bahwa gelembung ikan malong ini akan menjadi bagian kebutuhan medis sehingga harga bisnisnya sangat mahal antara Rp 500.000 hingga jutaan rupiah perkilogramnya. Lanjut gelembung tersebut akan dijual dan di ekspor keSingapura melalui pedagang sambung di Batam.   

Adapun cara pengerjaannya yaitu, ikan-ikan malong yang dijual kepembeli secara eceran cenderung akan memotong-motong ikannya sehingga tidak panjang lagi karena memang ikan malong bentuknya sangat panjang sehingga perlu penanganan tersendiri, hal inilah yang dimanfaatkan oleh pedagang yakni mengambil gelembungnya dan mengolahnya seperti gambar berikut.